Tips Berpakaian Hijab Untuk Wanita Gemuk

Tips Berpakaian Hijab Untuk Wanita Gemuk

Feathersofgold – Punyai badan yang cukup ‘berisi’ terkadang dapat buat kita kurang percaya diri setelah dan berasa tidak elok. Walau sebenarnya, kecantikan tidak hanya dipandang dari wujud badan. Elok tidak selalu memiliki arti mempunyai tubuh kurus bagus dan tinggi langsing bak mode. Nah, kamu yang berasa bertubuh sedikit berisi, syukurlah Girls. Kamu elok dari diri kamu sendiri. Tidak perlu berasa insecure, kita tinggal memeras otak inovatif kita untuk dapat tampil ramping dengan memadupadankan mode secara tepat. Khususnya kita beberapa muslimah yang perduli dengan model jilbab modern. Punyai panduan nih agar kamu yang punyai tubuh gendut dapat terus tampil keren dan ramping dengan model jilbab yang akurat.

1. Memerhatikan ukuran pakaian

Kita harus sesuaikan ukuran pakaian dengan badan kita. Janganlah sampai kita pilih pakaian yang terlampau ketat. Hal itu akan menunjukkan lekuk badan dan lipatan lemak di tubuh kita. Wah, tidak akan kelihatan ramping deh. Disamping itu, pakaian ketat sanggup memunculkan penyakit, karena saluran darah tidak dapat mengucur kesemua badan dengan prima dan optimal.

Tentukan saja pakaian sama ukuran yang cocok di tubuh kita. Bisa deh pilih pakaian yang sedikit kendur, tetapi tidak boleh terlampau kendur. Pakaian atau baju muslim yang terlampau kendur cuma akan membersarkan wujud badan kita. Nah, yang ini janganlah sampai tidak kamu terlewat ya.

2. Memerhatikan Pola Baju

Panduan mode jilbab untuk wanita dengan badan gendut selanjutnya ialah penyeleksian pola baju. Tidak hanya ukuran baju, polanya juga harus kita lihat ya. Untuk kita yang bertubuh gendut, bagusnya menghundar baju dengan pola menimbun pada bagian tertentu atau pola sama ukuran besar. Pola itu malah akan memberinya kesan-kesan besar dan lebar.

Opsi pola yang dapat kita tentukan untuk pakaian kita ialah pola bercorak kecil, mode garis diagonal atau paisley supaya berkesan dan ramping. Oh ya, pola garis-garis seharusnya kita tentukan garis vertikal (atas ke bawah), bergaris tipis dan memiliki jarak cukup rapat. Atau kita bisa juga memakai pola garis asimetris. Masalahnya pola begitu, membuat kita terlihat ramping. Kita harus pandai menyisiati nya nih.

3. Memerhatikan Pola Baju

Tidak hanya pola dan ukuran, kita harus juga memerhatikan bahan baju khususnya pakian atau baju muslim yang kita gunakan. Salah-salah, bukannya terlihat ramping, justru semakin gendut. Jauhi baju muslim yang dengan bahkan mengkilat, karena akan memunculkan kesan-kesan yang lebih gendut. Kain yang mengkilat malah akan memantulkan siluet wujud badan kita. Mending tentukan saja pakaian atau baju muslim berbahan katun atau kaos.

Lalu, jika kita ingin menggunakan baju muslim dengan mode berlapis atau bersusun, yakinkan pilih bahan yang lumayan ringan dan jatuh. Bahan yang tebal dan bersusun justru akan menambahkan badan kita semakin memiliki volume. Oh iya, jika kita menggunakan jilbab seleher tetapi leher kita pendek, padankan dengan pakaian yang mempunyai berupa V. Ini akan memberikan kesan-kesan semakin tinggi. Jauhi baju muslim dengan kerah tinggi ya. Maka ingat ya jika penyeleksian bahan baju yang pas bisa membuat performamu kelihatan lebih langsing.

4. Memerhatikan opsi warna

Seterusnya, kita harus pandai mainkan warna. Tidak bisa asal. Tidak semua warna pas untuk kita yang mempunyai wujud badan gendut. Bagusnya, kita agar semakin cenderung pada opsi beberapa warna pastel, karena warna ini akan memberinya kesan-kesan yang sederhana. Warna hitam bisa juga di pakai untuk menyarukan ukuran badan yang gendut. Warna ini ialah warna yang baik untuk tutupi tumpukan lemak di badan badan kita.

Nah jika untuk memadupadankan, memang sih kita harus percaya diri untuk tubruk-tabrak warna. Tetapi, harmonisasi berwarna harus juga seimbang. Sebagai contoh, kita dapat menggunakan warna gelap di bagian badan yang besar dan warna ceria di bagian badan yang lain. Jika kita mempunyai lengan yang besar, gunakan saja kaos dalam yang warna hitam atau biru tua, lalu padankan dengan kaos luar yang warna lebih ceria seperti hijau, merah, atau warna lain.

5. Memakai Tehnik kenakan pakaian 2 sisi

Menggunakan baju muslim two pieces (bawahan dan atasan) dengan warna seirama dapat membuat kesan-kesan badan kita semakin tinggi. Pakian atasan muslim dengan panjang cocok sepinggul, akan kelihatan cocok di badan gendut kita. Seharusnya, jauhi pakaian dengan panjang lebih dari batasan pinggul (jauh di bawah pinggul) karena akan menambahkan kesan-kesan pendek. Disamping itu, contoh saja saat kita memakai baju kendur yang cuma lempengan (semacam gamis), ada baiknya kita tambah belt supaya tercipta dua sisi, hingga kita akan terlihat lebih ramping deh. Memahaminya kan.

6. Memakai hijab/kudung yang pas dan sederhana

Kudung ini yang penting untuk outfit jilbab kita. Agar tidak terlihat gendut, bagusnya kita menggunakan hijab yang dengan bahan enteng dan jatuh saat dikenai. Bahan hijab yang tebal dapat membuat dampak gendut di leher dan muka kita. Kita harus juga menghindar pilih hijab berbahan bertumpukan. Oh ya, kita seharusnya memakai inner hijab yang warna polos untuk menyarukan pipi yang kelihatan gembul.

DIsamping itu, dianjurkan deh memakai hijab asimetris dengan salah satunya segi hijab tutupi beberapa pipi kita. Sementara jika masalah pola, bila baju yang dikenai bermotif yang cukup detil, kaerna itu pilih kudung polos untuk menyamakan gabung mode kita. Begitupun kebalikannya.

7. Menambah blazer untuk percantik performa

Untuk opsi atasan, baju muslim terusan bisa kok kita gunakan. Yang perlu, janganlah lupa akali dengan menggunakan blazer untuk tutupi pinggul yang besar. Penggunakan blazer ini akan menyamakan wujud badan kita. Oh iya, dibanding cardingan, tentukan blazer saja ya, Masalahnya jahitan cardingan umumnya lempeng dan akan membuat badan kita terlihat lebar. Sementara blazer biasanya dibuat sama sesuai lekuk badan.

Penyeleksian kesetimbangan pola berlaku untuk penyeleksian baju muslim atau blazer. Jika kita ingin menggunakan baju muslim dengan mode berlapis atau bersusun, yakinkan pilih bahan yang lumayan ringan dan jatuh. Tetapi, sedapat mungkin tentukan yang warna polos atau menggunakan corak kecil-kecil saja deh yang tidak begitu ramai.

8. Memakai aksesori yang tidak terlalu berlebih

Pendaping performa elok kita ialah aksesori. Umumnya aksesori akan memberinya kesan-kesan yang glamour atau kasual untuk kita. Aksesori untuk membuat look kita tidak terlihat menjemukan jika menggunakan baju yang serba polos. Yang paling penting, memahami konsep kesetimbangan deh.

Tetapi janganlah lupa, ukuran aksesori akan punya pengaruh pada performa kita. Buat kita yang gendut, sebaiknya pilih kenakan aksesori yang sederhana dan tidak kelihatan repot. Misalkan saja pemakaian ikat pinggang. Bila kita ingin menambah ikat pinggang sebagai aksesori, tentukan ikat pinggang yang memiliki ukuran kecil. Bila harus menggunakan ikat pinggang sama ukuran yang besar, tentukan ikat pinggang dengan warna yang seirama atau match dengan outfit yang kita gunakan.

9. Memerhatikan bawahan yang kita gunakan

Karena untuk badan kita yang gedut, kita dianjurkan menggunakan baju two pieces, karena itu penyeleksian bahan seperti rok dan celana tidak bisa asal. Jika menggunakan celana panjang, gunakanlah yangpanjangnya cocok hanya mata kaki, tidak begitu naik atau sentuh tanah saat Anda pakai. Seharusnya jauhi mode togel online celana yang mempunyai sisi bawah yang kecil seperti celana pensil, ini malah akan membuat kaki kita kelihatan besar.

Lalu, jika kita pilih memakai rok, tentukan deh rok dengan mode A line atau lempeng. Rok mode ini akan menyarukan wujud pinggul kita yang besar supaya terlihat ramping. Tidak boleh kenakan rok span yang panjang dan menjadi kecil pada bagian bawah, karena akan menunjukkan wujud badan kita. Kita harus juga menghindari rok terlampau panjang yang hendak memendekkan look kita. Nah, selamat berkreatifitas untuk mix and match performa jilbabmu.

10. Memakai sepatu atau sandal memiliki hak tinggi

Untuk sentuhan terakhir pada model jilbab untuk wanita gendut yakni janganlah lupa pakai sepatu atau sandal memiliki hak tinggi. Sepatu dan sandal dengan hak tinggi akan membuat akki kita terlihat tingkatan dan menyarukan badan gendut ktia. Janganlah sampai donk, telah gendut, justru kelihatan pendek.

Oh iya, tingginya hak sepatu atau sandal bergantung pada kenyamananmu sebagai penggunanya. Walau begitu, tidak berarti kita tidak dapat tampil casual menggunakan sneakers kok. Yang paling penting, samakan dengan bawahan dan atasan yang kita gunakan. Misalkan, seperti point awalnya menggunakan rok atau celana mode A line yang tidak terlampau panjang.

Nah, beberapa tips model jilbab untuk wanita dengan badan yang gendut dari kamu di atas bisa sekali dicoba. Yang paling penting dalam performa ialah masih tetap jadi diri kita dan samakan performa dengan umur. Gendut itu imut. Mudah-mudahan tips di atas berguna ya.


Comments are closed.